LANGKAT

Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Langkat, Truk Bermuatan 20 Ton Besi Mundur Tabrak Pembatas Jalan

×

Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Langkat, Truk Bermuatan 20 Ton Besi Mundur Tabrak Pembatas Jalan

Sebarkan artikel ini
Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Langkat
Truk yang atrek yang menghantam pembatas Jalan di Jembatan Wampu (Foto: LangkatTerkini.Com)

LangkatTerkini.Com – Sebuah truk bermuatan peti kemas berisi sekitar 20 ton besi mengalami kecelakaan saat melintasi tanjakan Jembatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. 

Truk yang melaju dari arah Medan menuju Pangkalan Brandan tersebut diduga tidak kuat menanjak saat melakukan pergantian gigi persneling hingga bergerak mundur dan menabrak pembatas jalan.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Jembatan Wampu, tepatnya di depan Masjid Raya Stabat. Insiden itu mengakibatkan kerusakan material pada pembatas jalan. Tidak ada laporan korban luka dalam kejadian tersebut.

Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Langkat
Kanit Gakkum Satlantas Polres Langkat Ipda Budi S saat diwawancarai di TKP (Foto: Langkat Terkini)

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Langkat, Ipda Budi S, menjelaskan bahwa truk yang mengangkut peti kemas berisi besi itu sedang menanjak untuk melintasi Jembatan Wampu ketika insiden terjadi.

“Truk datang dari arah Medan menuju Pangkalan Brandan. Saat berada di lokasi kejadian dan sedang menanjak di Jembatan Wampu, pengemudi melakukan pergantian gigi persneling sehingga kendaraan bergerak mundur,” jelasnya.

Ipda Budi S mengatakan, sopir truk telah diamankan untuk penanganan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, kondisi sopir dalam keadaan sehat dan tidak mengalami luka, meskipun mengalami syok atau trauma akibat kejadian tersebut.

Ia menambahkan, kecelakaan tersebut sejauh ini hanya mengakibatkan kerugian material.

Sementara itu, setelah mengalami kecelakaan, sopir truk diketahui pertama kali menghubungi istrinya yang berada di rumah untuk mengabarkan kejadian tersebut.

Hingga berita ini ditulis, truk yang mengalami kecelakaan masih menunggu kedatangan mobil derek atau crane untuk dievakuasi. Proses evakuasi diperlukan agar kendaraan tersebut tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitar Jembatan Wampu.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *