LangkatTerkini.Com – Jembatan yang menjadi salah satu akses penghubung kawasan wisata Bukit Lawang dan Tangkahan di wilayah Sei Musam, Desa Sei Musam, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumut belum dapat dilalui kendaraan roda empat.
Kondisi tersebut terjadi setelah hujan deras yang menyebabkan longsor di sekitar jembatan. Berdasarkan video yang diunggah akun Facebook Siti Mariam dan dilihat LangkatTerkini.Com, Jumat (25/9/2026), sejumlah wisatawan mancanegara tampak berjalan kaki melewati jembatan untuk melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan lain.
Dalam keterangannya, Siti Mariam menyebut akses jembatan saat ini masih dapat dilalui kendaraan roda dua. Ia juga membagikan informasi mengenai kondisi terkini jembatan setelah hujan deras.
“Kita spill kembali kondisi terkini jembatan Desa Sei Musam setelah insiden hujan deras kemarin. Untuk roda dua tetap bisa melintas. Semoga info ini bermanfaat,” tulis Siti Mariam dalam unggahannya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Batang Serangan, Marliandi, membenarkan adanya kondisi tersebut. Menurutnya, penanganan sementara terhadap tanah longsor di sekitar jembatan telah dilakukan oleh pemerintah desa bersama pihak PT Rapala.
“Tanah longsor di sekitar jembatan sudah diperbaiki sementara oleh pihak desa dan PT Rapala,” ujar Marliandi.
Marliandi mengatakan, pihak Kecamatan Batang Serangan juga telah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat.
“Sudah kami laporkan ke dinas terkait. Tinggal menunggu excavator akan turun,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, akses kendaraan roda empat masih belum dapat melintasi jembatan tersebut dań terpaksa pindah mobil melalui jalan kaki. Pengguna jalan, khususnya wisatawan yang hendak menuju kawasan Bukit Lawang maupun Tangkahan, diimbau memperhatikan kondisi akses dan mengikuti arahan petugas di lapangan.












