LangkatTerkini.Com – Banjir yang melanda sejumlah dusun di Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Banjir sebelumnya dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung terus-menerus dan diperparah pasang tinggi air laut.
Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, laporan mengenai banjir tersebut diterima sekitar pukul 05.30 WIB. Air mulai memasuki permukiman warga sejak dini hari, Senin (6/9/2026).
Wilayah yang terdampak meliputi Dusun I Sekoci, Dusun Sidodadi, Dusun Pante Pulo dan Dusun Seijambu.

BPBD Langkat mencatat sedikitnya 228 kepala keluarga (KK) terdampak. Rinciannya, sekitar 10 KK di Dusun I Sekoci dengan ketinggian air 30-70 sentimeter, 91 KK di Dusun Sidodadi dengan ketinggian 30-60 sentimeter, 60 KK di Dusun Pante Pulo dengan ketinggian 25-75 sentimeter, serta 67 KK di Dusun Seijambu dengan ketinggian 30-60 sentimeter.
Dalam laporan sementara tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Sementara itu, sebanyak 20 orang sempat tercatat berada di posko pengungsian.
BPBD Langkat juga melaporkan ketinggian air mulai berkurang sekitar 5 sentimeter pada Minggu (6/9) pukul 16.00 WIB. Saat itu, sebagian besar masyarakat masih bertahan di rumah masing-masing dan belum dilakukan evakuasi secara massal.

Kepala Desa Sekoci, Hidayah Gunawan, membenarkan kondisi banjir telah berangsur surut. Ia menyebut warga yang sebelumnya sempat mengungsi kini telah kembali ke rumah masing-masing.
“Alhamdulillah sudah surut,” kata Gunawan saat dikonfirmasi LangkatTerkini.com, Minggu malam (6/9/2026).
Menurut Gunawan, warga yang sempat mengungsi juga telah kembali ke rumah masing-masing.
“Pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.
Berdasarkan data yang disampaikan Pemerintah Desa Sekoci, selain empat dusun yang tercatat dalam laporan awal BPBD, terdapat pula warga terdampak di Dusun VIII Sukaramai sebanyak sekitar 14 KK.
Adapun data sementara warga terdampak yang disampaikan pemerintah desa meliputi Dusun I Sekoci sebanyak 10 KK, Dusun V Seijambu 67 KK, Dusun VI Sidodadi 91 KK, Dusun VII Pante Pulo 60 KK, dan Dusun VIII Sukaramai 14 KK.

Sementara itu, BPBD Langkat telah menurunkan tim ke lokasi untuk memantau perkembangan kondisi sekaligus membawa bantuan logistik berupa sembako. Petugas juga menyiapkan perahu untuk mengantisipasi kebutuhan evakuasi apabila kondisi kembali memburuk.
BPBD berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, kepolisian, TNI dan Puskesmas dalam penanganan banjir. Sejumlah sarana dan prasarana, seperti perahu karet, mobil tangki air serta perlengkapan darurat juga disiapkan.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap waspada mengingat kondisi cuaca masih mendung. Warga juga diminta bersiap apabila sewaktu-waktu diperlukan evakuasi.
BPBD mengingatkan pentingnya pemantauan kondisi pasang surut air laut dan perkembangan cuaca untuk mengantisipasi kemungkinan naiknya kembali debit air.
Hingga Minggu malam, kondisi banjir di Desa Sekoci dilaporkan terus mengalami penurunan, sementara petugas tetap melakukan pemantauan di sejumlah titik terdampak.












