LangkatTerkini.Com – Pemadaman listrik yang terjadi sejak Jumat malam (22/5/2026) membuat warga resah. Selain aktivitas terganggu, masyarakat juga kesulitan berkomunikasi dengan sanak keluarga karena telepon genggam kehabisan daya. Bahkan ada yang bermain game.
Akibat kondisi tersebut berdasarkan pantauan LangkatTerkini, sekitar pukul 11.00 WIB, Sabtu, (23/5), Plasa Telkom Stabat dipadati warga yang ingin mengisi daya ponsel. Bahkan, sebagian warga terlihat membawa colokan dan kabel sambung sendiri demi mendapatkan akses listrik.
Namun, kondisi di sekitar Plasa Telkom Stabat juga sempat memanas setelah genset dikabarkan kehabisan bahan bakar. Salah seorang di pos Satpam menyebutkan sekitar 500 liter minyak telah habis digunakan untuk mengoperasikan mesin genset.
Tak hanya itu, beberapa warga yang ingin masuk ke musala di area Telkom juga tidak diperbolehkan oleh petugas keamanan karena kapasitas ruangan sudah penuh sebelum genset dimatikan. Situasi tersebut membuat sebagian masyarakat merasa kecewa.
“Saya kecewa dengan tidak diberikan masuk, padahal di Musala masih ada yang kosong cokannya sambungnya,” kata salah seorang warga, Abdul.














